Menristekdikti Beri Kuliah Umum di Undiksha

Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohaman Nasir memberikan kuliah umum di Universitas Pendidikan Ganesha, Rabu (8/8) di Auditorium Undiksha. Kuliah umum yang berlangsung sekitar satu setengah jam tersebut mengusung tema “Peran Pendidikan Tinggi d Era Revolusi Industri 4.0”.

Kuliah umum tersebut dihadiri oleh Bupati Buleleng, Wakil Bupati Buleleng, Rektor UNUD, Rektor UT, Rektor ISI Denpasar, Direktur Politeknik Negeri Bali, Kepala RSUD Buleleng, Wakil Kepala RSUD Buleleng, Wakil Rektor di lingkungan UNDIKSHA, Para dekan dan pimpinan lembaga di lingkungan UNDIKSHA, dosen dan pegawai di lingkungan Undiksha, beserta mahasiswa.

Dalam kuliahnya, Mesristekdikti menyampaikan “Perubahan dunia juga harus diikuti oleh perubahan dalam dunia pendidikan”. Mohamad Nasir mengatakan Indonesia memiliki potensi yang besar untuk dapat bersaing pada era revolusi industri 4.0.

Pada acara yang diikuti oleh sekitar empat ribu perserta tersebut, Menristek menjelaskan, sistem pendidikan tinggi di Indonesia juga bisa menyesuaikan dengan perkembangan zaman, salah satu terobosan Kemenristekdikti adalah adanya perkuliahan dengan sistem dalam jaringan (daring) atau online. Nasir mengapresiasi Undiksha yang telah bekerja sama dengan Universitas Terbuka (UT) dalam mengembangkan pembelajaran daring.

Dengan pembelajaran daring, waktu dan tempat belajar bisa lebih fleksibel. “Jika sistem perkuliahan sudah online, maka mahasiswa bisa melakukan aktivitas perkuliahan tidak harus di kelas, bisa diluar kelas, di lapangan, bahkan di tempat KKN (Kuliah Kerja Nyata) pun bisa. ‘Anywhere, anyplace, anytime’, jelasnya.

Pembelajaran secara daring juga dapat meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) perguruan tinggi, khususnya Undiksha. Pada kesempatan yang berbeda, Rektor Undiksha I Nyoman Jampel menyampaikan mahasiswa baru angkatan 2018/2019 ini, enam puluh persen perkuliahannya dengan menggunakan sistem hybride learning. Dengan sistem ini, pembelajaran dengan pertemuan tatap muka akan dikombinasikan dengan pembelajaran secara daring.

Informasi Publik