Undiksha Gelar Seminar Internasional Cara Mengajar Efektif Anak Berkebutuhan Khusus (ABK)

Seminar Internasional dengan tema classroom strategies for supporting students with learning differences diikuti mahasiswa program studi S2 Pendidikan Bahasa Inggris di gedung Auditorium Pascasarjana Universitas Pendidikan Ganesha pada Selasa (24/04).

Puluhan mahasiswa  jurusan pendidikan bahasa inggris dilatih dalam seminar yang diadakan oleh Undiksha bekerjasama dengan Integrate Asia Pacific, lembaga yang memberdayakan masyarakat terutama anak yang berkebutuhan khusus. Dalam kegiatan tersebut, peserta seminar akan diberikan pelatihan seputar terapi untuk anak sesuai dengan kebutuhannya.

Ketua Panitia, Prof Padmadewi ditemui di sela-sela acara, menjelaskan dalam seminar tersebut lebih menekankan pada strategi mengajar dan menangani anak-anak yang memiliki perbedaan gaya belajar (dulu disebut ABK). Selama ini, di Indonesia pada umumnya kurikulum pelajaran bahasa Inggris tidak menyentuh soal itu. Padahal secara riil anak-anak semacam itu banyak dijumpai di lapangan.

“Guru banyak yang tidak paham bagaimana cara menangani, bahkan mereka tidak paham mana yang namanya autistis, ADD, ADAD. Dalam seminar ini akan membekali mahasiswa dan guru mengenali bidang itu,” kata dia.

Penanganan anak dalam kasus ini tidak hanya dapat diterapi di bidang akademik saja, melainkan dapat diterapi melalui prilaku sosial, gerak maupun berbicara. Ke depan pihaknya pun mengaku akan membina kerjasama dengan Integrate Asia Pasific ini, sehingga lebih banyak lagi guru, mahasiswa dna dosen yang mendapat kesempatan menambah wawasan dan ilmunya.

Wakil Rektor IV Undiksha Drs Wayan Suarnajaya MA PhD, mengatakan seminar internasional yang terkait dengan inovasi pembelajaran sangat penting untuk Undiksha. Apalagi saat ini Undiksha sebagai pencetak tenaga pendidik profesional dituntut tidak lagi melakukan kegiatan belajar mengajar secara konvensional dan cara-cara lama, namun dengan inovasi.

“Dengan bekal teknik dan strategi mengajar ini ditekankan bagaimana guru bisa membuat anak didiknya yang awalnya menganggap pelajaran susah menjadi menyenangkan, dan ini adalah kesempatan yang sanagt berharga, apalagi diberikan oleh orang yang kompeten dibidangnya,” kata dia.

Pihaknya mengaku Undiksha akan membina kerjasama dengan pihak terkait, sehingga program kerjasama ini dapat terlaksana secara berkelanjutan. Mahasiswa dan dosennya juga dapat merasakan manfaat yang lebih banyak dari seminar ini.

Sumber Berita : NusaBali/ GunturFM

Informasi Publik