Pelatihan Etika Internasional, Mahasiswa Pascasarjana Undiksha Sasar Pemandu Wisata Desa Penglipuran

Pelatihan PkM Etika Internasional bagi Pemandu Wisata

Singaraja – Mahasiswa Program Studi S-2 Pendidikan Bahasa Inggris Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Kepekaan Sosial dengan tema “Etika Internasional Umum Dalam Melakukan Bisnis Pariwisata Dan Etika Internasional Bagi Pemandu Wisata”, bertempat di Desa Wisata Penglipuran, Kabupaten Bangli, Sabtu (8/5/2021). Dalam kegiatan ini, menghadirkan 2 mahasiswa Program Studi S-2 Pendidikan Bahasa Inggris Undiksha sebagai narasumber, yakni Gede Wisma Krisna Ari Aditya Balangsinga dan Ni Made Wahyu Suganti Cahyani, dan diikuti oleh 12 pemandu wisata didampingi Kelian Desa Adat Penglipuran.

Ketua Panitia Kegiatan, Gede Wisma Krisna Ari Aditya Balangsinga, menuturkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan terkait etika internasional bagi pemandu wisata, karena sering pelaku pariwisata dalam melakukan interaksi cenderung mengacu pada etika dan budaya sendiri. Padahal menurut kajian yang telah dilakukan tidak semua hal yang dianggap relevan dalam budaya sendiri akan diterima sama dalam budaya internasional. “Oleh sebab itu sangat penting bagi para pelaku pariwisata untuk memahami dengan baik etika internasional ini dan menggunakannya sebagai acuan dalam melakukan hubungan dengan pihak luar dalam melakukan tugasnya dalam memperkenalkan wisata Bali dan Indonesia kepada dunia”, ungkapnya.

Sementara itu, Koordinator Program Studi, Prof. Dr. Ni Nyoman Padmadewi, M.A. bersama sekretaris, Prof. Dra. Luh Putu Artini, M.A., Ph.D. yang mendampingi mahasiswa dalam kegiatan ini menyampaikan bahwa Undiksha sangat mendukung program untuk melakukan tindakan nyata dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. “Kegiatan ini merupakan wujud implementasi Tridharma Perguruan Tinggi. Kami sangat menyambut positif kegiatan ini, apalagi dengan kegiatan ini mahasiswa dapat mengaplikasikan ilmu secara langsung untuk masyarakat”, ujarnya.

Kegiatan ini disambut baik oleh Kelian Desa Adat Penglipuran, I Wayan Budiarta. Sebagaimana yang diungkapkan dalam sambutannya, Budiarta mengharapkan kegiatan ini dapat dilaksanakan berkelanjutan, seiring dengan berkembangnya teknologi dan informasi. “Kami sangat berterimakasih pada Undiksha yang memberikan pengetahuan baru kepada pemandu wisata di Desa Penglipuran, tentunya ini akan menambah wawasan kami terkait etika internasional. Dan harapan saya, ibu dosen dan adik-adik mahasiswa, semoga kegiatan ini dapat dilanjutkan di kemudian hari untuk pemandu wisata lainnya disini,” ungkapnya didampingi tokoh masyarakat setempat.

Meski kegiatan ini bersamaan dengan adanya vaksinasi masyarakat di desa Penglipuran, kegiatan ini berjalan dengan lancar. Dalam kesempatan ini, narasumber memberikan materi terkait etika umum bagi pemandu wisata dan etika internasional yang menyangkut hal-hal yang wajib dilakukan dan hal-hal yang patut dihindari serta orientasi tentang disiplin protokol kesehatan saat melakukan tugas sebagai pemandu wisata di masa Pandemi Covid-19 ini. (hms)

Informasi Publik
Indonesia