Melalui PKKH, Prodi Ilmu Hukum Undiksha Memberikan Kesempatan Mahasiswa Mengenal Dunia Kerja

Acara perpisahan sekaligus penarikan Mahasiswa PKKH Kejaksaan Negeri Buleleng, Jumat (6/10/2020)

Singaraja- Program Studi Ilmu Hukum Undiksha memberikan kesempatan bagi mahasiswa mengenal dunia kerja sebagai upaya untuk meningkatkan keterampilan dan daya saing. Hal tersebut ditunjukkan melalui program Praktek Keterampilan dan Kemahiran Hukum (PKKH).

Pada program ini, mahasiswa semester 7 diberikan kesempatan untuk melaksanakan PKKH yang tersebar di beberapa Instansi Hukum baik yang berada di dalam maupun di luar wilayah Bali, seperti Kantor DPRD Banyuwangi, Pengadilan Negeri Singaraja, Kejaksaan Negeri Buleleng, Polda Bali, Pengadilan Agama Buleleng, Kepolisian Resor Buleleng, Pengadilan Negeri Amlapura, Kantor Imigrasi dan berbagai macam kantor hukum lainnya seperti Kantor Advokat dan Kantor Notaris.

Koordinator Program Studi Ilmu Hukum, Ni Putu Rai Yuliartini, S.H.,M.H., dalam acara perpisahan sekaligus penarikan Mahasiswa PKKH Kejaksaan Negeri Buleleng, Jumat (6/10/2020) menjelaskan program ini untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa mengenal dunia kerja yang nantinya akan digeluti ketika sudah menyandang gelar sarjana. “Melalui ini, mereka akan mendapat pengalaman lebih awal,” jelasnya.

Disampaikan lebih lanjut, melalui ini mahasiswa juga diharapkan dapat belajar untuk lebih bertanggungjawab dan disiplin. “Harapan kami bahwa dengan keikutsertaan mahasiswa dalam program ini, selain bertujuan untuk memperkenalkan dunia kerja pada mahasiswa sekaligus juga mendidik mahasiswa agar terbiasa disiplin dan bertanggungjawab ketika terjun dalam lingkungan masyarakat,” tegasnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan, Dr. Dewa Gede Sudika Mangku, S.H., LL.M., mengatakan program ini sebagai salah satu medua untuk melatih keterampilan dan kemahiran mahasiswa untuk membentuk karakter yang sangat penting sebagai bekal ketika memasuki dunia kerja. “Jadi mahasiswa tidak hanya harus menguasai pengetahua akademik. Tetapi juga berkarakter. Ini penting untuk menghadapi persaingan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Buleleng, Anak Agung Ngurah Jayalantara S.H.,M.H.. yang mewakili Kepala Kejaksaan Negeri Buleleng mengungkapkan pada program ini mahasiswa telah berhasil menyesuaikan diri dengan lingkungan kerjanya, meskipun waktu yang diberikan relative singkat, yaitu selama dua bulan.“Namun lebih dari itu, mahasiswa bisa optimal mengenal dunia kerja terbukti dari banyaknya pekerjaan kami yang telah dibantu,”jelasnya.

Salah satu mahasiswa, Ni Putu Wulan Noviarini mengapresiasi adanya program ini karena mampu memberikan ruang untuk menerapkan sekaligus menambah ilmu yang didapatkan dalam perkuliahan. “Dengan adanya program ini, saya dan teman-teman merasa sangat terbantu karena ada banyak hal yang bisa kami pelajari di tempat ini yang belum didapatkan saat belajar di dalam kelas. Karena teori harus diimbangi juga dengan praktek, baru kita merasa paham” ucapnya. (rls)

Informasi Publik