Kolaborasi dengan ICEE, Rektor Undiksha Apresiasi Program English Immersion Camp

English Immersion Camp diselenggarakan Undiksha kolaborasi dengan ICEE

Singaraja – Kolaborasi Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) dengan International Center of English Excellence (ICEE) sudah berjalan dua tahun. Program dalam rangka peningkatan penguasaan Bahasa Inggris terhadap mahasiswa dan dosen itu, oleh Rektor Undiksha, Prof. Dr. I Nyoman Jampel, M.Pd., diharapkan bisa terus berlanjut. Hal tersebut sebagai salah satu upaya untuk mensukseskan internationalization at home yang telah dicanangkan pada tahun 2019 ini. Demikian terungkap dalam pertemuan dengan Director of Global Collaboration Community Empowerment, Prof. L.E. Redick di Kampus Jinengdalem, Kabupaten Buleleng, Selasa (16/7/2019), sekaligus memantau kegiatan English Immersion Camp.

Rektor asal Nusa Dua, Kabupaten Badung ini mengungkapkan dengan menguasai Bahasa Inggris, akan mampu meningkatkan daya saing mahasiswa ketika nanti sudah terjun ke dunia kerja. Demikian juga halnya dengan dosen, bisa lebih mudah untuk melanjutkan pendidikan di luar negeri. “Tahun ini sudah dicanangkan internationalization at home. Program pembelajaran Bahasa Inggris ini sangat penting. Saya harapkan bisa berjalan terus. Tadi sudah saya sampaikan begitu dalam pertemuan,” ucapnya.

Khusus untuk program English Immersion Camp, menurutnya sangat baik untuk dilaksanakan. Hal tersebut tak hanya memberikan pemahaman kepada mahasiswa tentang kecakapan berbahasa. Lebih dari itu juga untuk pengenalan kebudayaan antardaerah maupun antarnegara. “Untuk pelatihnya juga dari enam negara. Dari ini, peserta bisa mengetahui aksen Bahasa Inggris. Karena tidak semua sama,” ucapnya.

Program yang berjalan selama satu minggu itu diikuti 49 orang yang merupakan mahasiswa berbagai program studi. Rektor Jampel mengharapkan mereka bisa menjadi contoh untuk mahasiswa lain, sehingga bisa termotivasi untuk ikut di program selanjutnya. “Untuk diawal memang kami tidak banyak mencari peserta. Ini sebagai pilot project. Selanjutnya mungkin bisa ditambah, bisa jadi dua kelas atau sekitar delapan puluh orang. Pada intinya program ini sangat positif,” imbuhnya.

Sementara itu, Director of Global Collaboration Community Empowerment, Prof. L.E. Redick juga mengapresiasi kerjasama dengan Undiksha yang berjalan dengan baik, termasuk juga dari sisi fasilitas yang disediakan. “Kami dan tim mengucapkan terima kasih. Fasilitas yang diberikan sangat bagus,” ucapnya. Pihaknya juga menyatakan siap untuk menjalin kerjasama ini secara berkelanjutan. Hal tersebut tak hanya untuk mendukung internationalization at home, namun juga mewujudkan visi Undiksha sebagai universitas unggul berlandaskan falsafah Tri Hita Karana di Asia pada tahun 2045. (hms)

Informasi Publik