Identitas

Universitas Pendidikan Ganesha yang selanjutnya disebut Undiksha, merupakan perguruan tinggi yang bertanggung jawab kepada Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, berkedudukan di Singaraja, Provinsi Bali.

Undiksha ditetapkan pada tanggal 11 Mei 2006 berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2006 tentang Perubahan Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Negeri Singaraja menjadi Universitas Pendidikan Ganesha.

Undiksha mempunyai lambang yang bernama Ganesha dengan motto dharmaning sajjana umerdhyaken widyaguna yang berarti kewajiban orang bijaksana adalah mengembangkan ilmu pengetahuan dan pekerti.

 

logo-undiksha

 

Lambang Undiksha terdiri atas:

  1. Bingkai dengan unsur dasar segi lima (warna dasar biru, tepi bagian dalam berwarna putih, dan tepi bagian luar berwarna kuning emas).
  2. Dewa Ganesha.
  3. Lapak tempat duduk Dewa Ganesha berhiaskan bunga teratai.
  4. Tulisan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Universitas Pendidikan Ganesha di atas gambar Ganesha dan tulisan Undiksha di bagian bawah lapak yang merupakan singkatan Universitas Pendidikan Ganesha.

Adapun makna dari lambang Undiksha tersebut adalah:

  1. Bingkai yang mencerminkan dasar negara dan falsafah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  2. Kepala gajah mengandung makna bahwa Ganesha adalah simbol ilmu pengetahuan, kearifan dan kebijaksanaan, serta kecerdasan yang penuh pengertian.
  3. Kuping gajah yang lebar adalah simbol kemampuan mendengarkan suatu informasi, lalu mengolahnya dengan daya intelektual untuk melahirkan ilmu pengetahuan.
  4. Belalai adalah simbol aplikasi pengetahuan dalam bentuk teknologi yang berguna bagi kehidupan manusia.
  5. Belalai mengisap modaka dalam mangkuk bermakna suatu usaha yang tak henti-hentinya dan tak habis-habisnya untuk menyerap ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni yang diaplikasikan untuk kepentingan hidup manusia.
  6. Badan tambun adalah simbol pengaplikasian ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni untuk kemakmuran dan kesejahteraan umat manusia.
  7. Perut buncit melambangkan kemampuan menjaga kedamaian sehingga manusia bisa menyikapi pengalaman hidup yang menguntungkan maupun yang merugikan secara proporsional dan berkesinambungan.
  8. Duduk bersila adalah simbol bahwa ilmuwan harus bersikap tenang, tekun, reflektif, kontemplatif, dan memiliki pandangan jauh ke depan tanpa mengabaikan pengalaman masa lalu dan kondisi masa kini.
  9. Tempat duduk lapak berhiaskan bunga teratai berarti dalam menggali dan menerapkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni, harus memperhatikan asas benar-salah, baik-buruk, dan kemanfaatannya bagi kesejahteraan hidup manusia, serta asas kesucian.
  10. Daun mahkota bunga teratai sebelah atas yang berjumlah sebelas helai melambangkan tanggal sebelas; dan bunga teratai sebelah bawah yang berjumlah lima helai melambangkan bulan Mei sesuai dengan tanggal dan bulan Peraturan Presiden Republik Indonesia tentang Perubahan Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Negeri Singaraja menjadi Universitas Pendidikan Ganesha.
  11. Tangan empat adalah simbol kemahakuasaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni yang menembus empat penjuru angin.
  12. Penanda pada tangan: (a) modaka sebagai simbol kepemimpinan, (b) kapak sebagai simbol teknologi, (c) genitri/tasbih sebagai simbol ilmu pengetahuan spiritual, (d) patahan gading sebagai simbol pena dalam bidang ilmu pengetahuan, (e) padma alas duduk Ganesha sebagai simbul kesucian dan kebijaksanaan.