Promosikan Wisata Bali Utara, Mapala Loka Samgraha Undiksha Selenggarakan LLWA Tingkat Nasional

Kejuaraan Bola Voli Dekan Cup FIP Undiksha, SMA N 1 Banjar Pertahankan Juara
27 November 2017
Tingkatkan Pemahaman Akuntansi Pemerintahan, Dosen Ajak Mahasiswa Studi Lapangan di KPPN Singaraja
28 November 2017

UKM Mapala Loka Samgraha Undiksha menyelenggarakan Lomba Lintas Wisata Alam (LLWA) tingkat nasional bertempat di desa pemuteran, Minggu (26/11). Tujuan adanya kegiatan ini yaitu “Dengan adanya kegiatan ini saya harap dapat memperkenalkan objek wisata di kawasan Bali utara”, jelas Linga Sena Sakti (ketua panitia) saat ditemui di lokasi lomba. Salah satu objek wisata yang ingin di promosikan adalah Bukit Kursi serta pantai pasir putih yang berada di Desa Pemuteran Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng.

Kegiatan LLWA di buka sekitar pukul 07.00 wita ini diikuti oleh 45 tim, 1 tim terdiri atas 3 orang. Terdapat 2 kategori lomba yaitu kategori putra dan kategori putri. Dalam lomba ini peserta akan melewati rute dengan jarak kurang lebih 15 km, mulai dari menyusuri pantai, naik bukit hingga turun bukit, tentu tak mudah karena selain membutuhkan stamina tinggi peserta juga harus memperhatikan waktu agar cepat dan tepat untuk sampai di finish.

Seluruh peserta terlihat sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini, “selain untuk refresing, menyalurkan hobi juga alasan kami mengikuti kegiatan ini” kata seorang peserta di tempat peristirahatan pos 3. Namun ada yang berbeda dari LLWA tahun ini yaitu tambahan 1 peserta percobaan dari luar Indonesia (Singapura). Parhana Binte Sawari namanya, ia berasal dari Singapura bagian utara. Visi berkesempatan mengobrol dengannya yang menggunakan bahasa melayu, ketika ditanyai bagaimana kesannya dalam mengikuti kegiatan ini, ia merasa sangat senang karena rute lintas alam ini cukup menantang dan ia sangat suka mendaki, namun ia merasa kecewa karena tak diperbolehkan membawa ponselnya sehingga tak bisa mengabadikan keindahan alam di setiap rute yang ia lalui.

“Katanya kegiatan ini bertujuan untuk promosi tapi jika tak bisa ambil gambar bagaimana kita bisa tunjukkan ke orang lain” sesalnya. Setiap peserta memang tidak tiperbolehkan membawa alat ukur waktu karena lomba ini menilai kecepatan dan ketepatan jadi peserta hanya memperkirakan waktu yang ditempuh dan melatih manajemen waktu peserta.

Setelah melalui berbagai rintangan, juara akhirnya diumumkan di akhir acara, untuk kategori putra juara I diraih SMK N 1 Kubu Karangasem, juara II diraih FPTI Buleleng, dan juara III Mapala diraih WD Unud. Sedangkan untuk kategori putri diraih juara I FPTI Buleleng, juara II SMK N 1 KUBU Karangasem PI 2, dan juara III SMK N 1 Kubu Karangasem PI 1. (Sanchi)

Indonesia