Selamat datang di Jurusan Pendidikan Kimia, Universitas Pendidikan Ganesha, Jalan Udayana Singaraja Bali
kimia
Home
  Tentang Jurusan Pendidikan Kimia
Visi dan Misi
Kemahasiswaan
Dosen dan Tenaga Pendukung
Kurikulum
Sarana dan Prasarana
Pengabdian pada Masyarakat
Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Kimia "Visvitalis"
  Provil HMJ Pend. Kimia "Visvitalis"
Arti dan Makna Visvitalis
Kepengurusan
Program Kerja
Karya Ilmiah
Gallery
Alumni
Buku Tamu

 

31 Juli 2010
Kalender: July 2010
Su Mo Tu We Th Fr Sa
    1   2   3  
4   5   6   7   8   9   10  
11   12   13   14   15   16   17  
18   19   20   21   22   23   24  
25   26   27   28   29   30   31  
Lihat daftar nama mahasiswa
Telusuri berdasarkan nama
Telusuri berdasarkan nim
Lihat Data Staf Dosen dan Laboran
Download IDM 5.18
Login Admin
 
Mau Upload File? Silakan Login terlebih dahulu!
Admin
Password
 

Mau Baca Hot News? Klik di sini!

   

KEMAHASISWAAN

1.   Sistem rekrutmen dan seleksi calon mahasiswa

Rekrutmen mahasiswa baru Undiksha dilakukan melalui tiga jalur, yaitu: 1) jalur PMJK (Penelusuran Minat Jalur Khusus), 2) jalur SPMB (Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru), dan 3) Penerimaan Mahasiswa Jalur Lokal (PMJL).  Namun demikian, seleksi mahasiswa di Jurdik Kimia hanya melalui PMJK dan jalur SPMB.  Kedua jalur tersebut merupakan sistem yang secara nasional diberlakukan di Indonesia.  Melalui sistem ini diharapkan dapat diperoleh kualitas input (calon mahasiswa) yang baik.
Perkembangan rekrutmen mahasiswa baru Jurdik Kimia FMIPA selama 5 (lima) tahun terakhir menunjukkan data seperti terlihat pada Tabel 1.
Tabel 1. Rekrutmen Mahasiswa Baru Jurdik Kimia Tahun 2003-2007


Tahun

PMJK

SPMB

Daya Tampung

Tot. Mhs baru. Mendaftar

Dicari

Pelamar

Ratio

Daftar Kembali

Dicari

Pelamar

Ratio

Daftar Kembali

2003

31

39

1:1,3

26

5

60

1:12

5

35

31

2004

26

-

 

17

7

 

 

7

46

24

2005

33

286

1:8,7

23

20

108

1:5,4

14

30

37

2006

30

429

1:14,3

20

20

96

1:4,8

15

40

35

2007

28

341

1:12,2

12

20

127

1:6,4

11

35

33

            Berdasarkan tabel di atas dapat diuraikan hal-hal berikut ini.

  • Daya tampung Jurdik Kimia cukup terbatas (relatif kecil) karena mempertimbang-kan daya dukung sarana pembelajaran terutama laboratorium dan kemungkinan terserapnya lulusan masih terbatas.  Baru beberapa tahun terakhir peluang terserapnya lulusan lebih terbuka terutama menjadi guru (khususnya di SMP) sejak masuknya konsep-konsep kimia ke dalam kurikulum SMP.
  • Tingkat kompetisi (ratio) mahasiswa untuk masuk ke Jurdik Kimia masih rendah, berkisar dari 1 : 1 sampai dengan 1 : 14.
  • Secara umum mahasiswa baru yang mendaftar kembali kurang dari daya tampung. Dengan kata lain cukup besar calon mahasiswa yang sudah dinyatakan lulus/ diterima tidak mendaftar kembali.

Daerah asal mahasiswa/calon mahasiswa Jurdik Kimia kebanyakan berasal dari Bali, sebagian lainnya berasal dari luar Bali, seperti NTB, NTT dan Jawa Timur.

2. Profil mahasiswa

2.1. Jumlah mahasiswa
Jumlah mahasiswa Jurdik Kimia dalam 5 tahun terakhir (2003 – 2007) disajikan pada Tabel 2.
Tabel 2. Jumlah Mahasiwa Jurdik Kimia Tahun 2003 - 2007


No

Tahun

Jumlah Mahasiswa

Laki-laki

Perempuan

1

2003

102

26

76

2

2004

115

31

84

3

2005

136

35

101

4

2006

138

44

94

5

2007

146

47

99

Dilihat dari jenis kelamin, jumlah mahasiswa perempuan lebih banyak daripada mahasiswa laki-laki.

|| lihat daftar nama mahasiswa || telusuri berdasarkan nama || telusuri berdasarkan NIM || tambah data ||

2.2. Lulusan dan prestasi akademik
Jumlah lulusan Jurdik Kimia dalam 5 tahun terakhir (2003 – 2007) dan pestasi akademiknya disajikan pada Tabel 3.
Tabel 3. Lulusan Jurdik Kimia Tahun 2003 - 2007


No

Tahun

Jumlah Lulusan

Rerata IPK

Rerata Lama Studi (Bln)

Rerata Lama Bimbingan Skripsi (Bln)

1

2003

11

2,61

60,55

???

2

2004

13

2,80

58,9

7,33

3

2005

26

2,75

60,8

10,42

4

2006

15

3,02

55,47

7,73

5

2007

23

2,80

58,70

8,70

Jumlah mahasiswa yang lulus (output) setiap tahunnya relatif kecil atau lebih kecil dibandingkan jumlah mahasiswa baru (input).  Hal ini mengindikasikan bahwa sebagian mahasiswa tidak dapat menyelesaikan studinya tepat waktu (± 8 semester).  Mahasiswa paling cepat lulus 55 bulan atau 11 semester.  IPK lulusan berkisar antara 2,61 – 3,02. Lama bimbingan untuk menyelesaikan skripsi bervariasi antara 7 – 10 bulan.

3. Keterlibatan mahasiswa dalam berbagai kegiatan yang relevan

Peraturan Pemerintah (PP) No. 60 Tahun 1999 tentang Pendidikan Tinggi antara lain menyatakan bahwa tujuan Pendidikan Tinggi adalah (1) menyiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademik dan/atau professional yang dapat menerapkan, mengembangkan dan/atau menciptakan ilmu pengetahuan, teknologi dan/atau kesenian; (2) mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi dan/atau kesenian serta mengupayakan penggunaannya untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat dan memperkaya kebudayaan nasional.

Untuk mencapai tujuan tersebut di atas, Undiksha mengupayakan pengembangan kecerdasan dan aspek kepribadian lainnya melalui penyelenggaran kegiatan kurikuler, kokurikuler dan ekstrakurikuler secara berimbang.  Sejalan dengan hal itu, setiap mahasiswa Undiksha memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan dirinya selain mengikuti kegiatan perkuliahan sesuai kurikulum (Pedoman Studi).  Demikian pula halnya bagi mahasiswa Jurdik Kimia, berbagai kegiatan relevan diikuti, seperti aktif di bidang organisasi kemahasiswaan (ORMAWA) mulai dari HMJ (Himpunan Mahasiswa jurusan), SMF (Senat Mahasiswa Fakultas), BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa), MPM (Majelis Permusyawaratan Mahasiswa), UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa), dan kegiatan akademik/ilmiah lainnya, seperti seminar dan pelatihan.  Kegiatan semacam ini akan memberikan kontribusi positif bagi pengembangan kepribadian mahasiswa.  Secara umum, mahasiswa Jurdik Kimia memiliki tingkat partisipasi, dedikasi, komitmen yang sangat baik dalam mengikuti berbagai kegiatan tersebut.

4. Kegiatan ekstra-kurikuler

Kegiatan ekstrakurikuler, terutama ditujukan untuk mengembangkan aspek kepribadian, seperti kesehatan jasmani dan rohani, rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan, budi pekerti, dan kemandirian mahasiswa. Kegiatan kemahasiswaan (ekstrakurikuler) secara umum diarahkan untuk melengkapi kegiatan kurikuler dalam mencapai tujuan pendidikan tinggi. Kegiatan ekstrakurikuler mahasiswa Undiksha dibedakan menjadi 4 (empat) bidang, yaitu 1) bidang penalaran dan keilmuan, 2) bidang minat dan bakat, 3) bidang kesejahteraan mahasiswa, dan 4) bidang bakti sosial (Pengabdian pada Masyarakat).  Keempat bidang ini ada di tingkat HMJ Pendidikan Kimia maupun SMF MIPA.  Mahasiswa Pendidikan Kimia memiliki catatan yang sangat prestatif dalam kegiatan ekstrakurikuler, terutama di bidang penalaran.  Mahasiswa FMIPA, khususnya mahasiswa Jurdik Kimia memiliki keunggulan di bidang penalaran dibandingkan jurusan lainnya.

Tabel 4. Prestasi Ekstrakurikuler Bidang Penalaran Mahasiswa Jurdik Kimia


No

Tahun

Bidang Karya Tulis

Jumlah Karya Tulis

Catatan Prestatif

1

2003

PKM/PKMI

4

Didanai Dikti = 4, lolos PIMNAS  = 1

LKTM

 

KPTM

 

Lainnya

 

Jumlah Total

4

2

2004

PKM/PKMI

11

Didanai = 3, 3 lolos PIMNAS Bandung

 

Mawapres : 1

LKTM

5

KPTM

 

Lainnya

 

Jumlah Total

16

3

2005

PKM/PKMI

5

Didanai = 3, 1 lolos PIMNAS Malang
IPA=> 1 bh Finalis, 1 bh Juara 2, 1 bh Juara 1 Tingkat Perguruan Tinggi
I bh Finalis KLTM IPA

LKTM

6

KPTM

 

Lainnya

1

Jumlah Total

12

4

2006

PKM

23

PKM Didanai = 8; 3 Lolos PIMNAS Malang
1 Finalis IPS; 1 Finalis Pendidikan; IPA = 1 Juara I, 1 Juara II, 2 Finalis (Tingkat Perguruan Tinggi); 1 Juara III Tingkat Nasional Lingkungan Hidup; 1 Finalis INTIM (Perguruan Tinggi); Mawapres Juara II

LKTM

19

KPTM

3

Lainnya

7

Jumlah Total

52

5

2007

PKM

49

  • 1 buah proposal PKM di biayai Dikti
  • 1 buah PKMI ikut PIMNAS Lampung
  • Tingkat Perguruan Tinggi:
  • LKTM IPS: 1 bh Finalis
  • LKTM IPA: 6 bh Finalis: Juara I; Juara II; Juara III
  • LKTM Pendidikan: 1 Finalis
  • Mawapres : Juara I
  • Tingkat Nasional:
  • Mawapres : Finalis (15 besar nasional)
  • LKTM IPA : 1 bh Finalis
  • LKTM Intim Bidang A: 1 bh Juara II
  • LKTM Intim Bidang B : 1 bh Finalis

LKTM

48

KKPM

4

Lainnya

 

Jumlah Total

101

Data pada tabel di atas menunjukkan bahwa partisipasi mahasiswa Jurdik Kimia mengikuti kegiatan bidang penalaran cukup tinggi dan semakin meningkat baik kuantitas maupun kualitasnya.  Prestasi lainnya adalah di bidang olah raga, seperti pencak silat, kempo, dan catur, yaitu sebagai atlet POMDA dan mewakili daerah kabupatennya sebagai atlet PORDA.

Kegiatan mahasiswa lainnya yang menonjol dan menjadi kekhasan HMJ Pendidikan Kimia adalah LCC (Lomba Cerdas Cermat) Kimia, Olimpiade Kimia, dan pameran kimia, dan di cabang olah raga HMJ Pendidikan Kimia setiap tahun secara rutin menyelenggarakan kompetisi bola basket antar jurusan di lingkungan FMIPA yang diberi label ”Visvitalis Cup”. Event ”Visvitalis Cup” biasanya dilaksanakan serangkaian memperingati HUT HMJ Pendidikan Kimia pada bulan April.  Dalam rangka HUT HMJ Pendidikan Kimia juga melakukan kunjungan/bakti sosial ke panti jompo atau panti asuhan sebagai wahana untuk mengasah kepekaan sosial mahasiswa terhadap sesama (kemanusiaan).

5. Keberlanjutan penerimaan mahasiswa (minat calon mahasiswa dan kebutuhan akan lulusan program)

Penerimaan mahasiswa baru Jurdik Kimia dari tahun ke tahun relatif stabil disesuaikan dengan daya tampung dengan mempertimbangkan daya dukung sumber daya yang ada di Jurdik Kimia dan kemungkinan terserapnya lulusan di pasar kerja.  Sumber daya yang dimaksud adalah Sumber Daya Manusia (Dosen dan Laboran) dan sumber daya lainnya (gedung/ruang kuliah, fasilitas laboratorium dan fasilitas pembelajaran lainnya).

Lulusan Jurdik Kimia sebagian besar masih terserap di sektor kependidikan atau menjadi guru, sebagian lainnya bekerja di sektor non kependidikan, tetapi masih berkaitan dengan ilmu kimia, seperti pengelolaan limbah, eco-lab, dan sebagainya.  Beberapa tahun terakhir, peluang daya serap lulusan di sektor kependidikan (menjadi guru) menunjukkan kecenderungan terjadi peningkatan dengan terbukanya peluang alumni Jurdik Kimia mengajar di SMP, sejalan dengan dimasukkanya konsep-konsep kimia ke dalam Kurikulum Sains SMP.
Dengan memperhatikan pertimbangan-pertimbangan tersebut di atas, maka setiap tahunnya daya tampung mahasiswa di Jurdik Kimia berkisar 35 orang.

6. Pelayanan untuk mahasiswa

Jurdik Kimia memberikan layanan kepada seluruh mahasiswa agar dapat mengembangkan dirinya secara optimal baik menyangkut pengembangan potensi akademik, karir, kepribadian, dan sosial.  Bentuk-bentuk pelayanan yang bersifat akademik meliputi bantuan tutorial, dan asistensi akademik. Layanan informasi karir diberikan melalui sharing succes dengan menghadirkan alumni yang sukses ke Jurdik Kimia.  Kegiatan sharing dilakukan pada saat pertemuan dengan alumni, baik pada acara yang diformat khusus sebagai Temu Alumni, maupun pertemuan-pertemuan dengan alumni dalam ajang yang lainnya, seperti pada saat LCC dan olimpiade kimia. 

Layanan yang bersifat kepribadian dan karir juga diberikan oleh Unit Bimbingan Konseling (UBK) dan unit layanan mahasiswa Student Support Senter (3S).  Layanan ini bersifat melembaga (diselenggarakan oleh universitas).  Dengan difasilitasi oleh jurusan, mahasiswa Jurdik Kimia diberikan akses untuk memperoleh layanan tersebut.
Layanan konseling kepribadian dan sosial di tingkat jurusan juga diberikan oleh PA (Pembimbing Akademik). Umumnya, selain memberikan bimbingan yang bersifat akademik, PA dalam batas-batas kemampuannya juga memberikan bimbingan pribadi dan sosial kepada mahasiswa bimbingannya.  Misalnya, bimbingan terkait dengan masalah keluarga, masalah sosial, dan pergaualan anak muda.

 

 

 

kimia
Home || Visi dan Misi || Kemahasiswaan || Dosen dan Tenaga Pendukung || Kurikulum || Sarana dan Prasarana || P2M || HMJ Pend. Kimia || Guest book

.:: design by sudarsana-kim::.