Bupati Buleleng Sepakat Kampus Jinengdalem Sebagai Perkuliahan Prodi Kedokteran

Soal Latihan Pembekalan PLPG 2017, Data NIR Instruktur, dan Presentasi Kompetensi Pedagogik Guru Mata Pelajaran dan Guru Kelas
13 Juli 2017
Penerimaan Mahasiswa Program Studi S1 Biologi dan S1 Matematika
14 Juli 2017

Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, ST dan Wakil Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra, Sp.OG didampingi Rektor Undiksha Dr. Nyoman Jampel,M.Pd beserta pejabat terkait meninjau persiapan fisik serta infrastruktur Fakultas Kedokteran Undiksha di Desa Jinengdalem, Kamis (13/7).

“Kampusnya begitu megah dan luar biasa. Kami siap mendukung penuh terkait pengusulan Prodi Kedokteran,” kata Agus Suradnyana di Kampus Undiksha Jineng Dalem, Kamis.

Menurut dia, kunjungan tersebut terkait persiapan visitasi program studi kedokteran yang sedang diusulkan oleh kampus pendidikan terbesar di Pulau Dewata tersebut ke Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti).

Agus menilai Undiksha telah menyiapkan segala sarana prasarana dengan sangat baik dan rinci. Gedung juga dinilai sangat layak sebagai lokasi perkuliahan untuk Prodi Kedokteran.

“Pemerintah daerah siap mendukung keberadaan gedung tersebut dengan membenahi aksesibilitas jalan dan juga pendukung lainnya,” katanya.

Terkait pelebaran jalan, Agus juga merencanakan akan melakukan `maping` awal mendukung keberadaan kampus Undiksha Jineng Dalem.

“Nanti kami petakan dulu seperti apa karena ini harus menyeluruh dan tidak setengah-setengah,” tambah dia.

Sementara itu, Rektor Undiksha, Dr I Nyoman Jampel MPd mengatakan, Undiksha tidak main-main dalam menyiapkan sarana prasarana untuk Prodi Kedokteran. Khusus untuk di Jinengdalem telah didesain dengan begitu luar biasa, termasuk ruang kelas yang nyaman dan fasilitas pendidikan lainnya.

Pengembangan gedung kedepan pun dirancang begitu lengkap karena kedepan juga dirancang untuk program spesialis dan juga program strata dua (magister).

Selain di Jinengdalem, kata Jampel, Undiksha menetapkan laboratorium basah milik fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) sebagai pendukung dari Prodi Kedokteran.

“Kami sudah menyempurnakan lab basah yang ada di MIPA, termasuk sudah memesan alat-alat dari luar negeri yang berkualitas tentunya. Kami tidak main-main dalam mengusulkan Prodi Kedokteran tersebut,” katanya.

Indonesia